Sabtu, 16 Juni 2012

DONGENG BIJAKSANA


POHON KENARI
       Pada zaman dahulu, ada sebuah kebun yang besar dan tertata dengan baik. Banyak pohon tumbuh di kebun itu. Iklimnya bagus dan kebun itu dikelilingi oleh dinding yang tinggi.
       Suatu hari, sebatang pohon kenari  yang subur berpikir dalam hati, “Aku begitu cantik, mengapa aku harus bersembunyi dalam kebun ini? Aku seharusnya merentangkan cabang-cabangku ke luar dinding agar orang yang lewat dapat melihatku. “Sejak saat itu, pohon kenari berusaha sebaik mungkin untuk merentangkan cabang-cabangnya ke luar dinding, agar orang-orang di balik dinding dapat melihat kecantikannya.
      Musim panen tiba, dan pohon itu menghasilkan banyak kenari. Banyak orang datang untuk memetik buahnya. Orang yang tidak dapat menjangkau buah itu memilih menyodok pohon itu dengan tongkat dan melemparinya dengan batu.
     Tak lama kemudian, tidak ada kenari yang tersisa di cabang-cabang. Tidak ada lagi dedaunan yang tersisa, dan cabang-cabang itu penuh dengan luka. Pohon kenari itu menjadi gundul, sementara pohon lainnya masih rimbun dan lebat. Itu membuat pohon kenari putus asa dalam kesendirian. (L.Da vinci)


PESAN MORAL
Kisah ini memberitahukan tentang nilai kesederhanaan. Orang yang sombong memiliki kecenderungan untuk memamerkan aset yang mereka miliki, dan dengan melakukannya, mereka rentan terhadap penilaian dan bahaya. Keangkuhan tidak membawa kita ke mana pun.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar